Recent bookmarks
-
Tags
Summary
lab·y·rinth
/ˈlab(ə)ˌrinTH/
noun: a complicated irregular network of paths in which it is difficult to find one's way; a maze.Biasanya tidak pernah seperti ini.
Biasanya mereka akan sebisa mungkin membicarakan semua perdebatan mereka sebelum tidur. Menguras habis air mata mereka di ruang tengah, menyuarakan pembelaan demi pembelaan sebelum masuk ke ruang aman tanpa salah paham yang mereka khususkan untuk mereka berdua. Tertidur pulas sambil mendekap hangat tubuh satu sama lain.
Tetapi biasanya memang selalu seperti ini.
Helena menangis nikmat dibawah kungkungan Mark. Tubuh penuh peluh. Suara parau akibat meneriakkan nama sang suami semalaman suntuk.
“Teriak, sayang, teriak yang kenceng. Mau minta tolong sama siapa sih? Gak ada yang denger, sayang.”
Itu suara Mark, bergumam rendah disamping Helena sambil menggigit-gigit dan menjilati seluruh telinga sang puan sambil dengan brutal menghentak penisnya masuk lebih dalam.
“Arkh, hahhh.. Please, udah… UDAH!! AHHHH!!”
Dan itu, suara Helena. Menjemput pelepasannya yang sudah ke-empat kalinya.
“Enak, sayang? Sekali lagi ya.. masih kuat kan?”
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 3,259
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 16
- Kudos:
- 780
- Bookmarks:
- 71
- Hits:
- 73,220
Bookmarked by I4sukuna
28 Dec 2024
