Chapter Text
Watchtower, 18 Desember 2024.
Hal mencoba, ia benar-benar mencoba. Tapi ia tidak dapat menghiraukan fakta bahwa Spooky tertawa dan tersenyum ketika Nightwing bersamanya. Hal benar-benar mencoba untuk mengabaikannya.
Jadi, kejadian ini dimulai pada tanggal 14 Desember.
Batman merekomendasikan Nightwing sebagai anggota baru Justice League. Setelah pendalaman latar belakang lebih lanjut, Superman akhirnya memberikan izin anggota kehormatan Justice League.
Nightwing adalah seorang vigilante dari kota Blüdhaven, beroperasi pada malam hari. Sama seperti Batman, ia adalah vigilante nokturnal. Dia memiliki tubuh yang bisa berada dalam posisi tidak manusiawi. Nightwing berkata bahwa ia adalah seorang akrobat dulunya.
Tapi, bukan itu poin yang ingin Hal bicarakan.
Fakta bahwa Spooky, Mr. Dark and Brooding, tersenyum dan bahkan tertawa ketika Nightwing bersamanya adalah poin utama yang dibicarakan. Mereka seperti berbicara dalam bahasa mereka sendiri ketika bersama. Memberikan candaan kepada satu sama lainnya.
Semuanya semakin parah setelah kedatangan Spiderman; yang berkata bahwa dirinya akan menjadi anggota Justice League selama bulan Desember berlangsung, mulai dari tanggal 16. Untuk memonitor kondisi JL, mungkin.
Satu hal yang menganggu adalah; Spooky memuji Spiderman akan hal yang dilakukannya, dengan cara menepuk pundak sang pahlawan super. Barry yang melihat kejadian itu secara langsung sepertinya mengalami serangan jantung.
Jadi Spooky benar-benar memiliki perasaan yang sama seperti manusia pada umumnya.
Lalu, datanglah Batwoman pada tanggal 18 Desember. Sepertinya dia adalah versi wanita dari Batman, hanya saja berfungsi seperti manusia alih-alih seperti Spooky.
Hal mengambil kesempatan ini untuk mengajak ketiga anggota baru untuk pembicaraan ringan di ruang tengah Watchtower. Ruang peristirahatan mereka. Beruntungnya mereka tidak terlalu tertutup seperti Batman. Mereka lebih mudah untuk diajak bicara.
Mereka minum-minum selama pembicaraan kasual mereka. Tentang apapun itu; seperti pekerjaan, pernikahan, kehidupan rumah tangga. Semuanya berada disini, terkecuali Batman yang berkata bahwa "Gotham membutuhkannya".
Hal akhirnya memecah kesunyian di ruangan. "Jadi, Nightwing, Batwoman, dan Spiderman." Ketiga orang yang dipanggil segera menengok ke arah Hal. "Apa hubungan kalian dengan Spook—, maksudku, Batman?"
Ketiga orang itu menatap satu sama lainnya. Batwoman kemudian berkata, "Batman tidak memberitahu kalian?" ia bertanya. Anggota Justice League yang ada di ruangan lantas menggelengkan kepala mereka.
"Maksudku, apa yang bisa kalian harapkan dari orang yang penuh dengan rahasia?" Flash menyahut.
"Iya juga ya," Spiderman bergumam.
"Nah, jadi kami ingin bertanya apa sebenarnya hubungan kalian dengan Batman?" sekali lagi Hal bertanya.
Sekilas, mereka dapat melihat senyum licik dari masing-masing anggota baru. Kemudian segera berbalik ke ekspresi netral mereka masing-masing, dengan Spiderman yang nampaknya sedang menahan rasa tawa. Hal tidak bisa tidak memikirkan apa yang sedang mereka rencanakan.
"Ya, kalian mungkin bisa menebaknya terlebih dahulu sebelum kita menjawabnya," ujar Nightwing. Entah kenapa Hal punya firasat buruk tentang ini semua.
"Apakah kalian adalah keluarga?" Black Canary bertanya, tampaknya sudah berhenti dengan momen romantisnya dengan Green Arrow.
"Ya! Maksudku, kalian seperti punya hubungan keluarga yang erat dengan Batman. Apakah mungkin kalian—" Green Arrow menunjuk antara Spiderman dan Nightwing, kemudian ke Batwoman. "Ya mungkin saja."
"Yang Green Arrow maksud, apakah Batman dan Batwoman—" belum selesai dengan kalimatnya, Green Lantern segera mendapat ekspresi ofensif dari Batwoman. "Uh, jadi bukan ya?"
"Tidak sedikitpun," Batwoman berkata dengan defensif. Ia kemudian melanjutkannya dengan eksplanasi nya. "Pertama, aku tidak suka lelaki, yang berarti aku adalah lesbian. Kedua, Batman adalah kakak laki-laki ku."
"Dan lagi!" kepala masing-masing anggota Justice League tertuju kepada Nightwing. "Kami—aku, Spiderman, dan saudara-saudara ku yang lain, adalah anak-anak Batman."
"Anak Batman!?" Hal benar-benar terkejut dengan klaim dari Nightwing, dengan Spiderman yang nampaknya setuju dengan kalimat sang penjaga Blüdhaven.
"Ya. Batman dan Iron Man maksudku," Spiderman menambahkan.
Batman, sang Dark Knight, penjaga Gotham, simbolisasi dari kegelapan malam di kota dengan angka kriminalitas tinggi itu. Orang yang sangat tertutup dalam kehidupan pribadinya. Dalang dibalik hampir semua rencana kontijensi Justice League.
Lalu Iron Man. Robot melayang misterius yang kemungkinan besar adalah warga asli Gotham. Simbolisasi merahnya amarah, dan jantung biru Gotham. Tidak ada yang tahu bentuk asli dari sang pahlawan kecuali tubuh besi nya. Pahlawan jenius.
"Maksudmu, Iron Man yang itu?" Superman bertanya untuk memperdalam informasi. Seperti seorang reporter.
"Iron Man dengan tubuh besi, terbang dari satu kota ke kota lainnya, dengan jantung berwarna biru, dan tema warna merah dan emas? Ya, yang itu," Nightwing mengkonfirmasi. Justice League benar-benar dibuat syok.
"Tidak mungkin..." Barry bergumam diantara nafasnya, tampak syok dengan konfirmasi dari Nightwing dan Spiderman. Maka dari itu, Justice League segera mengalihkan pandangan mereka ke Batwoman untuk jawaban lebih lanjut. Sang wanita hanya menaikkan pundaknya.
"Mereka sudah menikah. Nyonya Gotham juga sudah menyaksikannya secara langsung," Batwoman menambahkan. Dan ini hanya membuat Justice League semakin bingung dengan keluarga ini, sangat bingung. Nyonya Gotham? Kenapa mereka menyebutkan kota Gotham sebagai Nyonya?
"Nyonya?" Aquaman bertanya dari sisi lainnya.
"Ah, tentu saja Justice League tidak tahu. Mereka 'kan bukan penduduk asli Gotham," Spiderman mendesah. Seolah-olah ia sendiri adalah penduduk asli Gotham dan bukan pahlawan yang berbasis di Manhattan.
"Kita tidak bisa menyalahkan mereka jikalau mereka benar-benar tidak tahu. Lagipula kita tahu seberapa tertutupnya Gotham selama ini," sekali lagi Nightwing menyahut.
Batwoman membersihkan tenggorokannya, dan semua mata akhirnya tertuju kepada sang wanita. "Kalian mendengarnya dengan jelas. Nyonya Gotham. Kota Gotham. Sama saja."
Justice League hanya bisa menatap dengan rasa skeptis di dalam hati mereka masing-masing.
Hal kemudian berucap, "Aku tidak tahu dengan pasti apa yang sedang kalian bertiga bicarakan, tapi apakah kita bisa kembali ke topik awal? Maksudku, tentang Iron Man dan Batman?"
Saat itulah Nightwing segera menjelaskan semuanya. Meskipun beberapa hal benar-benar tidak diketahui oleh Hal sendiri. Penjelasannya cukup rinci, dan itu hanya menambah rasa penasaran Justice League terhadap sang Dark Knight.
"Kami yang menjadi pahlawan malam Gotham rata-rata adalah personifikasi dari anak-anak malang yang mati sebelum mereka sempat mengutarakan keinginan mereka. Aku adalah salah satunya. Dulu, ku dengar Batman, Batwoman dan Batwing lahir setelah Hades dan Nyonya Gotham membuat sebuah perjanjian."
"Perjanjian itu adalah tentang menyerap jiwa anak-anak yang telah mati untuk kemudian dilahirkan kembali. Subjek pertama mereka adalah kakek, yang kemudian menikahi nenek, seorang hantu cinta. Batman, Batwoman, dan Batwing lahir secara terpisah. Masing-masing jarak umur mereka adalah dua tahun, karena itu adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyerap jiwa seorang anak yang telah tiada."
"Nenekku mati setelah kelahiran ketiga. Kakek berusaha untuk membesarkan ketiga anaknya, termasuk ayahku sendiri. Nyonya Gotham mengambil rasa bersalah kepada ciptaannya, kemudian memberikan sebuah perlindungan kepada kami jiwa-jiwa yang menjadi harapan Nyonya Gotham." Nightwing berhenti untuk mengambil nafas panjang.
"Spesies kami akhirnya berkembang setelah Hephaestus membuang anak satu-satunya dari pernikahannya dengan Aphrodite. Iron Man. Batman yang saat itu sudah menginjak usia pubertas bagi spesies kami—" Hal hampir muntah di kalimat itu. "—akhirnya mulai mengembangkan hubungan seksual dengan Iron Man."
"Iron Man adalah spesies yang unik. Dia dibuat antara cinta dan mesin. Kau mungkin tidak akan percaya kalau aku berkata bahwa dia lebih berperasaan daripada Batman yang adalah spesies yang hampir mendekati manusia," Nightwing berkata. Suaranya dibuat lebih dramatis dari biasanya sebagai imbuhan.
"Lalu!" giliran Spiderman yang melanjutkan. "Dengan adanya Iron Man dan Batman yang sudah menjalin hubungan, mereka akhirnya dapat melakukan ritual untuk membuat keturunan. Jiwa anak yang mereka serap pertama kali adalah Nightwing. Untuk sekarang mereka mungkin akan lanjut memiliki anak jika itu memungkinkan."
"Jika kalian ingin bertanya apakah spesies kami hamil seperti manusia tau tidak, jawabannya adalah tidak. Hampir sejenis, tapi kami hanya merasakan sakitnya, rasa pusing, mual, dan lain-lain. Untuk perubahan tubuh tidak akan pernah dirasakan. Lalu untuk proses kelahiran, kami semua lahir dengan wujud balita usia 2-3 tahun. Tapi kami akan bertambah usia lebih cepat dari manusia biasa, kemudian melambat ketika memasuki pubertas."
"Karena kami dapat hidup tua untuk menambah populasi, kau tau?" Batwoman menyahut dengan santainya. "Terlebih kami juga tidak harus mengawini jenis kelamin yang berbeda untuk bereproduksi," ia berkata seolah-olah itu adalah hal yang wajar dan adalah bagian dari edukasi seks mereka.
Mereka. Keluarga Batman. Batfamily. Penuh dengan orang-orang aneh dan keajaiban. Hal sepenuhnya percaya kepada cerita ini mengingat mereka adalah keluarga yang sedikit tidak fungsional. Sangat unik.
Justice League tidak akan bisa menatap Batman dan Iron Man dengan wajar lagi.
Batcave, 18 Desember 2024.
Tony memiliki firasat buruk ketika Dick, Peter dan Kate datang ke Batcave. Dick dengan senyum lebar, Peter yang cekikikan, dan Kate yang nampak bangga dengan dirinya sendiri. Pastis sesuatu telah terjadi di Watchtower.
"Kalian seperti telah menemukan varian lain dari Lex Luthor yang dinamai Jeff Bezos," Tony berkata. Peter menengok, kemudian melambaikan tangannya. Kate hanya mendengus, walaupun senyum di wajahnya menandakan kebalikannya.
"Hari ini adalah hari terbaik yang pernah ada, Tony," Dick membalas. Sebuah senyum seperti tidak bisa lepas dari wajah manisnya.
Dick dan Peter berujung menjelaskan apa yang telah terjadi di Watchtower. Wajah mereka penuh dengan kejahilan anak-anak, walaupun Tony tahu bahwa Peter dan Dick sudah jauh dari kata anak-anak.
"Dan mereka percaya!" Dick berkata dengan semangat, menahan tawanya dibalik senyum.
"Percaya, ya?" seseorang yang tiba-tiba datang dari belakang akhirnya membuat Peter dan Dick segera melompat. Itu adalah ayah adopsi mereka yang satunya lagi setelah Tony, dengan muka mengerikannya. Bruce Wayne. "Aku sungguh terkejut."
"Sayang," Tony menyapa dengan santainya. Dibalas dengan senyum dari Bruce.
"Bruce! Kau dengar semuanya?" Dick bertanya sembari memeluk ayahnya erat-erat. Bruce hanya bisa menghela nafas.
"Tentu saja. Kalian tidak pandai menyimpan rahasia, Batkids," ia menjawab dengan suara yang paling mendekati suara lelah seorang ayah™. Tony tertawa pelan melihatnya.
Setidaknya, hari ini cukup menarik. Hanya ada beberapa masalah di perusahaan saja, dan sisanya hanyalah kehidupan mereka yang tidak pernah mendekati normal. Tapi itulah yang membuatnya menarik. Sungguh lelucon gila. Mereka bahkan sampai membuat-buat cerita yang begitu...
Menarik.
"Jadi, siapa yang ingin ikut merencanakan lelucon kecil ini lagi?" Bruce bertanya. Wajah kedua pemuda itu segera berbinar penuh harapan.
Untung saja mereka memiliki banyak rencana kontijensi untuk masalah seperti ini.
Pranks.
